Senin, 18 November 2013

Set Intruksi


Set Instruksi didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).
ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain
A. Elemen Instruksi Mesin
Untuk dapat dieksekusi CPU, suatu instruksi harus berisi elemen informasi yang diperlukan CPU secara lengkap dan jelas.
Elemen – elemennya:
1.       Operation Code (Opcode)
menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk kode biner.
2.      Source Operand Reference
operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah input instruksi.
3.      Result Operand Reference
Merupakan hasil atau keluaran operasi.
4.      Next Instruction Reference
elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil dan dieksekus.
B. OPERASI-OPERASI SET INSTRUKSI
A.    Operasi set instruksi untuk transfer data :
• MOVE          : memindahkan word atau blok dari sumber ke tujuan
• STORE         : memindahkan word dari prosesor ke memori.
• LOAD          : memindahkan word dari memori ke prosesor.
• EXCHANGE      : menukar isi sumber ke tujuan.
• CLEAR/RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
• SET               : memindahkan word 1 ke tujuan.
• PUSH           : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
• POP              : memindahkan word dari bgian paling atas sumber
B.     Operasi set instruksi untuk arithmetic :
• ADD             : penjumlahan
• SUBTRACT : pengurangan
• MULTIPLY : perkalian
• DIVIDE       : pembagian
• ABSOLUTE
• NEGATIVE
• DECREMENT
• INCREMENT
Urutan 5 sampai 8 merupakan instruksi operand tunggal.
C.     Operasi set instruksi untuk operasi logical :
• AND, OR, NOT, EXOR
• COMPARE  : melakukan perbandingan logika.
• 3TEST          : menguji kondisi tertentu.
• SHIFT          : operand menggeser ke kiri atau kanan menyebabkan konstanta pada  ujung bit.
• ROTATE      : operand menggeser ke kiri atau ke kanan dengan ujung yang terjalin.
D.    Operasi set instruksi untuk conversi :
• TRANSLATE : menterjemahkan nilai-nilai dalam suatu bagian memori berdasrkan tabel korespodensi.
• CONVERT     : mengkonversi isi suatu word dari suatu bentuk ke bentuk lainnya.
E.     Operasi set instruksi Input / Ouput :
• INPUT          : memindahkan data dari pernagkat I/O tertentu ke tujuan
• OUTPUT      : memindahkan data dari sumber tertentu ke perangkat I/O
• START I/O   : memindahkan instruksi ke prosesor I/O untuk mengawali operasi I/O
• TEST I/O      : memindahkan informasi dari sistem I/O ke tujuan
F.      Operasi set instruksi untuk transfer control :
• JUMP (cabang)         : pemindahan tidak bersyarat dan memuat PC dengan alamat tertentu.
• JUMP BERSYARAT : menguji persyaratan tertentu dan memuat PC dengan alamat tertentu atau tidak melakukan apa tergantung dari persyaratan.
• JUMP SUBRUTIN  : melompat ke alamat tertentu.
• RETURN                 : mengganti isi PC dan register lainnya yang berasal dari lokasi tertentu.
• EXECUTE               : mengambil operand dari lokasi tertentu dan mengeksekusi sebagai instruksi.
• SKIP                         : menambah PC sehingga melompati instruksi berikutnya.
• SKIP BERSYARAT : melompat atau tidak melakukan apa-apa berdasarkan pada persyaratan.
• HALT                       : menghentikan eksekusi program.
• WAIT (HOLD)        : melanjutkan eksekusi pada saat persyaratan dipenuhi.
• NO OPERATION   : tidak ada operasi yang dilakukan.
G.    CONTROL SYSTEM : Hanya dapat dieksekusi ketika prosesor berada dalam keadaan khusus tertentu atau sedang mengeksekusi suatu program yang berada dalam area khusus, biasanya digunakan dalam sistem operasi.
contoh : membaca atau mengubah register kontrol.



Rabu, 02 Oktober 2013

Organisasi & Arsitektur Komputer

1. Pengertian Organisasi dan Arsitektur komputer 
  Organisasi komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal-sinyal kontrol. 
    Arsitektur Komputer lebih cenderung pada kajian atribut±atribut sistem komputer yang  terkait dengan     seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O. 
2. Struktur Organisasi Komputer dan Fungsi Organisasi komputer 



Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur di atas adalah sebagai berikut: 
1. Input Device (Alat Masukan) 
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Contoh : keyboard 
2. Output Device (Alat Keluaran) 
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara. 
3. I/O Ports 
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini. 
4. CPU (Central Processing Unit) 
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer. 
5. Memori 
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. 
6. Data Bus 
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran 
menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel. 
7. Address Bus 
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. 
8. Control Bus 
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel. 

3. Fungsi komputer adalah operasi masing masing komponen sebagai bagian dari struktur

Struktur Utama Komputer

Struktur CPU




Fungsi Komputer
  • Pemindahan Data
  • Penyimpanan Data
  • Pengolahan Data
  • Kontrol
Pemrosesan data dari penyimpan data ke I/O 
Contoh: printing a bank statement 
1.  Fungsi Operasi Pemindahan Data 
     Contoh : Keyboard ke Screen




2.  Fungsi Operasi Penyimpanan Data 
     Contoh : Download File dari Internet ke Media Penyimpanan




3.  Fungsi Proses dari/ ke Unit Penyimpanan 
     Contoh : Updating bank statement




4.  Fungsi Proses dari Unit Penyimpanan ke I /O 
     Contoh : Printing a bank ke statement





Etika Menulis di Internet

Tulisan etika menulis di internet ini adalah pendapat pribadi tentang sopan santun menulis di dunia maya. Seperti yang telah ditulis dalam tulisan sebelumnya tentang etika komunikasi di milis, bahwa dunia maya juga mempunyai aturan-aturan dan sopan santun yang harus kita pahami. Sering sekali seseorang dengan seenak hati menulis di blog, mengirimkan pesan melalui email, mengirimkan atau mempublish dokumen elektronis lainnya (gambar, video, tulisan dan bentuk2 lainnya) tanpa memperhatikan aturan dan etikanya. 
Sebagai orang yang sering memanfaatkan internet untuk keperluaan sehari-hari sebaiknya kita membaca undang-undang transaksi elektronis yang telah disyahkan pada tahun 2008. 
Perbuatan-perbuatan yang dilarang tersebut adalah sebagai berikut: 
1. Mengirimkan dan mendistribusikan dokumen elektronis yang bersifat pornografi, judi, mengina dan mencemarkan nama baik, mengancam, membohongi dan menyesatkan, menyinggung SARA dan menakut-takuti. 
Jadi mengirimkan email ke seseorang yang bernada ancaman bisa dijerat dengan pasal perbuatan terlarang yang menyangkut ancaman. 
2. Dengan sengaja tanpa hak mengakses komputer orang lain dengan tujuan memperoleh informasi atau dokumen elektronik, dengan sengaja melakukan pembobolan, penerobosan dan melampui sistem keamanan elektronis. 
Jadi mengakses komputer orang lain tanpa ijinpun bisa dituntut ke pengadilan. 
3. Melakukan penyadapan terhadap informasi elektronis atau dokumen elektronis. 
Yang gemar menggunakan program key logging terjerat dalam perbuatan ini. 
4. Melakukan perbuatan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronis. 
Melakukan spam untuk membuat sebuah website tidak berfungsi bisa dikategorikan dalam perbuatan ini. 
5. Tanpa hak melakukan penggandaan, mendistribusikan atau memproduksi sesuatu yang digunakan untuk mendukung keperluan melakukan perbuatan yang dilarang yang telah disebutkan diatas. Jadi sebagai contoh seorang programmer yang dengan sengaja membuat suatu rutin untuk membobol sistem keamanan bank dapat dikenakan ancaman hukuman (kecuali dengan tujuan penelitian, pengujian sistem keamanan bank tersebut dan memang pihak bank menugaskan programmer tersebut). 
6. Memanipulasi, mengubah, mengilangkan merusak dengan tujuan menjadikan suatu informasi elektronis atau dokumen elektronis seperti otentik. 
Misalkan kita memanipulasi isi transkrip kita dan mengirimkannya sebagai persyaratan untuk melamar beasiswa sudah masuk dalam kategori ini. Apalagi yang dengan sengaja membuat suatu program untuk memalsukan tanda tangan elektronis (yang dimaksud tanda tangan elektronis bukanlah tanda tangan yang discan, tetapi sebuah kunci yang digunakan untuk authentikasi seseorang atau lembaga) 

Untuk pembuktian bahwa seseorang melakukan perbuatan terlarang tersebut harus melalui proses pembuktian yang dapat dipertanggungjawabkan. Misalkan seseorang mengirimkan email berupa ancaman harus dibuktikan apakah email tersebut diakses oleh pemiliknya atau orang lain telah membobol email tersebut. Penyidikan tersebut harus memperhatikan integritas data dan prosedur standar internasional untuk penyidikan kasus yang melibatkan bukti elektronis. 
Prasarana pendukung pelaksanaan undang-undangan informasi transaksi elektronis seharusnya disiapkan secara maksimal. Sebagai contoh persiapan untuk mengetahui keaslihan bukti digital yang tentu melibatkan bidang digital forensics. Prinsip dasar dalam digital forensics seperti persiapan investigator, pengumpulan data atau bukti, meneliti dan mencermati bukti, menganalis dan melaporkan hasil investigasi harus memenuhi suatu standar yang menjamin proses tersebut valid. Jadi dari semua aspek, orang, alat, metode dan prosedur harus sesuai aturan. 
Sebenarnya hal yang paling sederhana yang dapat dilakukan pada saat menulis di dunia maya adalah meningkatkan kehati-hatian. Pikirkan kembali segala sesuatu sebelum menulis di internet. Efek dari tulisan bisa berakibat pada urusan hukum. Tulisan yang dimuat pada media yang tidak dalam kendali misalkan maling list tidak akan bisa dihapus tanpa bantuan administrator. Demikian juga tulisan di blog yang akhirnya menyebar karena dicopy oleh banyak pihak. Untuk itu dalam menulis haruslah dipikirkan tujuan yang hendak dicapai dari tulisan tersebut dan kita siap menanggung resiko dari apa yang kita tulis. 
Untuk menulis kita harus memikirkan akibat dari tulisan tersebut lebih lanjut, misalkan tulisan kritik terhadap suatu instansi harus dipikirkan juga dampak tulisan tersebut terhadap instansi tersebut. Adakalanya karena menurutin keinginan setelah kita dirugikan suatu instansi, kita menulisnya dengan tujuan membuat instansi tersebut bangkrut atau menderita. Seharusnya kritik lebih diarahkan untuk membuat pelayanan suatu lembaga meningkat. Kritik yang dimaksudkan untuk membuat suatu lembaga jatuh akan berakibat fatal karena adakalanya ribuan orang menggantungkan penghasilannya dari sebuah lembaga tersebut. Jadi sebelum mengkritik di media online kita bisa melayangkan protes atau keluhan secara langsung kepada lembaga tersebut, jalur hukumpun bisa ditempuh jika protes dan keluhan tersebut diabaikan. Media online bisa menjadi sangat fatal akibatnya karena sifatnya yang sangat mudah menyebar. 
Memang benar adanya bahwa kita mempunyai kebebasan berpendapat, tetapi kebebasan berpendapat itu juga ada batasannya yaitu hak orang lain. Selama pendapat tersebut tidak merugikan orang lain dan bermanfaat, kita tidak perlu takut untuk menulis. Yang sering saya tegaskan adalah kita harus mengerti tentang etika menulis, seperti menggunakan inisial untuk menunjuk ke seseorang jika bermaksud mengambil pengalaman tentang suatu kasus. Intinya yang harus dikritik di media adalah tindakan yang salah dan bagaimana solusinya supaya hal itu tidak terjadi lagi. 

Sumber Referensi         :         http://dhidik.wordpress.com/2009/06/04/etika-menulis-di-internet/

Senin, 01 Juli 2013

MENGHITUNG ARUS PRIMER DAN ARUS SEKUNDER PADA TRAFO DENGAN MENGGUNAKAN PROCEDURE BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu : kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagia input, kumparan kedua (sekunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.


Hubungan antara daya trafo, tegangan primer, arus primer, tegangan sekunder, dan arus sekunder, dapat dinyatakan :

Daya trafo = Vp. Ip => Ip = Daya Trafo/Vp

Daya trafo = Vs. Is => Is = Daya Trafo/Vs

Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder

Penulis mencoba membuat sebuah program pascal dengan menggunakan procedure.
Listing program sebagai berikut :



Flowchart program di atas :

Sabtu, 01 Juni 2013

MENGHITUNG TEGANGAN SEKUNDER PADA TRAFO DENGAN MENGGUNAKAN FUNCTION BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu : kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagia input, kumparan kedua (sekunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.
Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan :   

Vp       =  tegangan primer (volt)
Vs        =  tegangan sekunder (volt)
Np       =  jumlah lilitan primer
                       Ns        =  jumlah lilitan sekunder
Penulis mencoba membuat sebuah program pascal dengan menggunakan function.
Listing program sebagai berikut :


 Flowchart program di atas :



Senin, 22 April 2013

Kasus Gardu Induk

Flowchart

Gardu induk merupakan salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang mempunyai kemungkinan sangat besar mengalami bahaya yang disebabkan oleh timbulnya gangguan sehingga arus gangguan itu mengalir ke tanah sebagai akibat isolasi peralatan yang tidak berfungsi dengan baik. Arus gangguan tersebut akan mengalir pada bagian bagian peralatan yang terbuat dari metal dan juga mengalir dalam tanah di sekitar gardu induk. Arus gangguan ini menimbulkan gradien tegangan diantara peralatan dengan peralatan, peralatan dengan tanah dan juga gradien tegangan pada permukaan tanah itu sendiri. Besarnya gradien tegangan pada permukaan tanah tergantung pada tahanan jenis tanah atau sesuai dengan struktur tanah tersebut. Salah satu usaha untuk memperkecil tegangan permukaan tanah maka diperlukan suatu pentanahan yaitu dengan cara menambahkan elektroda pentanahan yang ditanam ke dalam tanah. Oleh karena lokasi peralatan listrik (gardu induk) biasanya tersebar dan berada pada daerah yang kemungkinannya mempunyai struktur tanah berlapis-lapis maka diperlukan perencanaan pentanahan yang sesuai, dengan tujuan untuk mendapatkan tahanan pentanahan yang kecil sehingga tegangan permukaan yang timbul tidak membahayakan baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi gangguan ke tanah. Dalam paper ini analisa dilakukan dengan menggunakan elektroda batang (Rod) dengan berbagai jenis pemasangannya.






Minggu, 24 Maret 2013

RANCANG BANGUN ALAT PENGHITUNG PENGGUNAAN DAYA LISTRIK UNTUK KEPERLUAN KAMAR KOST TERSAMBUNG DENGAN INTRANET


Pembayaran tagihan listrik pada rumah kost yang kadang tidak sesuai dengan pemakaian sebenarnya. Kita tidak dapat memonitor sendiri besarnya konsumsi daya listrik yang digunakan dan menghindari konsumsi daya listrik berlebih yang mengakibatkan pemborosan pada pemakaian listrik kamar kost. Tujuan dari membuat alat penghitung penggunaan daya listrik untuk keperluan kamar kost untuk mengetahui besarnya penggunaan daya listrik pada setiap kamar kost dan juga biaya yang harus dibayar dengan sistem monitoring, sehingga memudahkan dalam penghitungan tagihan listrik untuk rumah kost. Alat yang digunakan adalah Sensor arus alegro ACS-712, PC, mikrokontroler.
Diagram FungsionalAlat :


Setelah mikrokontroler disambungkan dengan PC, maka mikrokontroler akan menunggu perintah untuk mengaktifkan relay. Setelah relay aktif, maka tegangan AC akan mengalir masuk ke terminal yang ada diruangan, ketika diberi beban berupa lampu bohlam maka sensor arus akan aktif dan mengirimkan data pengukuran arus yang terpakai ke mikrokontroler. Oleh mikrokontroler, data tersebut akan diolah dan dikirimkan ke PC melalui komunikasi serial.
Flowchart mikrokontroler :


Jika terjadi kesalahan salah satu peralatan elektronik yang ada dapat dengan segera diketahui dan terdeteksi tanpa harus mendatangi langsung dan melakukan pengecekan secara manual. Kegiatan monitoring dan pengendalian pemakaian dapat dilakukan dengan mudah. Dalam proses monitoring, dapat memonitor dua ruangan sekaligus karena menggunakan dua sensor arus